Rabu, 30 Desember 2009

Sedikit Puitis

Kota Itu....

Senyum ku tidak seperti dulunya
Tawa ku juga tidak seperti dulunya
Juga canda ku, begitu pula tangisku.

Kota itu yang dulu megah, tidak seperti dulunya,
Hilang indahnya, bersihnya, rapinya.
Berganti porak dan poranda?
Tangisan anak manusia, saat hidupnya tidak seperti hidup, matinya tapi tidak mati,
Bagi segelintir jiwa.

Hati tersayat keras, airmata berurai deras,sedih tidak terkata.
Habis kata gambarkan rasa.
Gempa menelan kotaku, tinggalkan hanya pilu.
Adakah tuhan menegur bangsaku,

Adakah kami terlalu jauh melangkah,
Adakah kami yang tidak lagi bersujud.
Kini kami bersujud di hadapanMu,
Dengan keangkuhan kami yang telah terkubur,
Dengan segala pengakuan atas kekuasaan Mu.
Cukuplah kau coba kami ya Tuhanku.

Ditulis: Pasca Gempa Sumbar, Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar